Selasa, 19 Maret 2019

Puisi



PERGI
Bisu lagiku membisu
Sakit rasa kalbuku
Rindu rasa ragaku
Menderita rasa jiwaku
        Engkau ... pergi ...
        Tanpa seutas rasa kasih
        Tanpa seutas nelai kasih
        Hanya jejak palsu yang mengiringi
        Langkah demi langkah membisu lagi membisu
Remang yang selalu merindu
Kini hanya tangis yang ku seduh ...
        Mendengar kah engkau ...?
        Batinku terseduh merenduh
        Menangisi kepergianmu
        Setiap detikku memanggil
Namamulah yang ku sebut
Namamulah yang ku pilih
Tapi kini tak ada lagi masa
Masa dimanan ku mengenaimu
Kini dan kini ... hanya doa yang mampu ku kirim
Ucap tanda ku rela melepasmu


Karya   Amalia Fitriany
VII B
25 Desember 2016





Hidup

Detik jantung terus berlantun
Langkah kaki tetap berpadu
Dalam lembaran penuh warna kehidupan
Angan yang terpendam akan terwujud
Cita-cita yang dimimpikan akan tercapai
Dengan semangat serta terjangan
        Kehidupan adalah kebiasaan kita
        Hidup tak akan pernah selalu benar
        Akan ada masalah dan kesalahan yang dibuat
        Oleh diri kita sendiri dan kerasnya kepalanya
Cita-cita yang indah
Harus kita raih dengan semangat
Dan usaha yang besar
Dunia yang luas
Memberikan dan menawarkan banyak cita-cita
Pada kita semua
        hidup tak akan slalu bergantung
        pada orang lain ...
        hidup adalah bagaimana caranya
        kita berkarya, berseni dan  semangat
Arah dan tujuan ...
Slalu membuat kita hidup
Hati dan pikiran slalu bertengkar
Tak tau harus memilih
Ego atau kemunafikan
Di dunia ini ...


Karya Nadya Rahma Mawar K.
VII A
25 Desember 2016

 

Kamis, 14 Maret 2019

Post


Jatuh Cinta


Jatuh cinta itu tidak mudah kawan, jatuh cinta juga tidak lah sulit. Loh kok kenapa bisa begitu? Mengapa bisa dikatakan tidak mudah karena setiap manusia itu memiliki penilaian sendri terhadap apa yang dilihatnya, dirasanya, diinginkannya. Oleh karena itu jatuh cinta tidak mudah karena setiap orang memiliki kriteria tersendri, tidak bisa dikatakan bahwa orang itu akan mudah jatuh cinta apabila melihat seseorang dengan paras yang cantik ataupun tampan, yang kaya ataupun miskin, atau bahkan ada saja orang yang tidak jatuh cinta dengan orang yang menurut lain orang dia itu sempurna, karena itu pandangan seseorang mengenai kriteria yang diinginkannya berbeda-beda.
Jatuh cinta itu tidak sulit, tadi dikatakan bahwa jatuh cinta itu tidak mudah, sekarang tidak sulit, hmmm... yaah, tidak sulit karena jatuh cinta itu lahir dari hati seseorang kepada orang lain, cara memikatnya pun bukan suatu hal sulit karena tidak perlu proses yang panjang dan mengikuti prosedural yang ada. Ada orang yang ketika baru bertemu hatinya langsung dagdigdugdeer atau dikatakan orang tersebut langsung terpensona dengan lawan jenisnya. Setiap orang berhak untuk jatuh cinta, kepada siapapun, meskipun orang yang diingkannya tidak dapat membalas cinta kita. Bisa kan dikatakan bahwa jatuh cinta itu bukan suatu hal yang sulit, mudah untuk dirai tapi bukan dengan sembarangan. Karena itu menyangkut hati dan perasaan kita.
Biasanya orang sedang kerkena deman cinta itu akan selalu bahagia, terlebih jika dia dapat melihat orang yang telah meluluhkan hatinya, jangankan bisa melihat, mendengar namanya saja rasanya hmmm, seperti tak dapat tertuliskan dengan kata-kata. Silahkan rasakan saja. Begitu indahnya dunia ini, lebih indah lagi jika cinta kita tidak bertepuk sebelah tangan.
Jangan pernah takut untuk jatuh cinta, karena percayalah jatuh cinta itu tidak sesakit kita jatuh dari motor, atau jatuh dari tempat tidur. Ketika cinta menghampiri kita bersyukurlah karena kita diberikan anugrah terindah, kita bisa merasakan sukanya orang yang kita cintai, dukanya orang yang kita sayangi, kita bisa berada dalam hidup di luar hidup kita. Jatuh cinta itu indah kawan, jangan takut, jangan kapok  meskipun kita pernah terluka. Anggap semua itu pelajaran untuk kita, sejarah cinta kita.
Jatuh cinta membawa kita ke dalam hal yang indah, melihat senyumananya, melihat tawa, kita pun serasa memiliki kebahagiaan baru, karena orang yang kita sayang bahagia. Coba deh rasakan sendri. Karena penafsiran terhadap arti jatuh cinta dan cinta itu sendri berbeda-beda. Ada saja yang mengatakan jatuh cinta itu indah, dan ada juga yang mengatakan jatuh cinta membawa luka. Akan tetapi semua itu dilihat dari sudut apa kita memandang.



30 januari 2014 18:30
thia muslih

Senin, 11 Maret 2019

ULASAN NOVEL

BERHENTIDIKAMU


"Aku sempat menjadi manusia yang kecewa dengan takdir. Tentang sesuatu yang kuinginkan, tentang dia yang selama ini memenuhi relung hati. kepergiannya menghancurkan semua harapan.



Novel Berhentidikamu karya dr. Gia Pratama ini sangat bagus dan bisa menginspirasi bagi seseorang yang sedang menanti takdir dari Allah dan bercerita bagaimana ketabahan hatinya mencari ridho Allah sampai ke tanah suci untuk bermunajat memohon untuk dapat dipertemukan dengan belahan hatinya. 

Usaha memang tak pernah menghianati hasil, mungkin itulah pepatah yang cukup sesuai dengan perjalanan cinta seorang dokter muda. dalam usahanya mencari jodoh sampai pada dipertemukan dengan seseorang yang dirasa adalah belahan hatinya malah menghancukran hati dan kepercayaannya pada cinta yang selama ini Ia agungkan, sampai pada titik terendah dr. Gia pergi untuk menghibur diri di tempat yang memang kurang pantas bagi kaum muslim seperti Beliau. tatkala dia bertemu dengan seseorang yang tak dikenalnya mengatakan "dan untuk tambatan hati berikutnya, selama itu wanita dan bukan pria, kamu juga harus sadari bahwa wanita itu aneh. Kalau kita terlalu menghamba, mengikuti semua keinginannya, memberikan segala yang kamu punya selain komitmen kesetiaan, dia akan memandang rendah laki-laki". begitu mendengar pernyataan yang disampaikan oleh orang yang tak dikenal tersebut dr. Gia seakan mendapat cahaya baru bahwa dunia belum berakhir ketika kamu diputuskan oleh orang yang pernah kita sayang.

Ada yang berubah pada diri saya, terutama setelah patah hati yang begitu parah. saya menjadi diri yang baru. saya lebih menjadi kalem, tenang, lebih bisa melihat sesuatu dengan lingkup yang besar. Dengan kesabaran dan keikhlasan melepaskan pada akhirnya dengan cara Allah yang benar-benar indah jodoh itu datang dengan sendirinya, hanya karena dr. Gia pernah menolong orang yang sedang sakit bisul dan bisa bertuker nomor hape dengan orang tuanya dan berniat mengenalkannya dengan keponakannya yang ada di surabaya. dan dengan cara Allah yang begitu indah tanpa terfikir sebelumnya Ia dipertemukan dengan seorang yang mampu membuat hatinya bergetar dan merasakan kenyaman yang tidak ia dapatkan dari pasangan sebelumnya.

Dalam pertemuan yang singkat akhirnya dr. Gia memberanikan diri untuk melamar wanita tersebut, dan ternyata bahwa wanita itu juga tengah memanti jodohnya dengan terus berikhiar dan memohon untuk segera dipertemukan dengan jodohnya. 

kisah yang romantis yang ditulis langsung oleh seorang dr. muda yang tengah memanti jodohnya. sangat bagus dan membuat kita sebagai pembaca seakan ikut merasakan bagaimana lika-likunya cinta seorang dokter yang kita biasanya tahu bahwa seorang dokter tetntunya bisa memilih perempuan siapa saja yang mau ia nikahi, tapi ini benar-benar menyadarkan kita bahwa ternyata dokter juga manusia yang bisa patah hati. 

Ditambah juga dalam novel ini diceritakan bagaimana kerjanya seorang dokter UGD dengan bermacam-macam keunikan dari pasiennya bisa membuat kita menangis haru dan juga tertawa lucu. sungguh mengsankan novel yang satu ini. saya berharap banyak yang bisa membaca novel ini terlebih untuk pada pejuang jodoh niih supaya bisa lebih semangat berusaha merayu Allah supaya memudahkan bertemu dengan pujaan hatinya.

Semoga ulasan cerita Novel Berhentidikamu ini dapat membantu teman-teman yang sedang mencari referensi bacaan novel dikala waktu senggangnya..


happy reading :)
 thiamuslih 






AKU, KOPI, DAN KAMERA
@Ainunufus


“Aku Latte, cewek 21 tahun yang tak suka mencari rindu, karena tanpa rindu aku tetap mencintaimu, Aku Reon, Cowok 22 tahun yang mencari rindu, karena ingin merasakan dinginnya malam agar cintaku tak pernah pudar bersama waktu yang berputar. Aku Genta, Cowok 22 tahun yang mencari gadis penikmat kopi, karena cinta pada pandangan pertama sudah menjeratku”

 


Kisah dari tokoh ini bukan merupakan cerita segitiga pada umumnya yang satu mencintai dan kemudian berpaling kepada yang lain, tetapi dari novel Aku, Kopi, dan Kamera  ini bukan kisah cinta percintaan biasa. 


Di mulai dari pasangan yang berbeda pandangan, Reon yang meminta untuk mencari rindu dalam artian meminta rehat dari hubungan yang selama ini Ia jalin bersama kekasihnya Latte. Namun Latte menolak karena Ia ingin terus mencintai Reon dan mengisih hari-harinya bersama kekasihnya. Akibatnya hubungan keduanya dinyatakan putus karena sudah memiliki perbedaan prinsip.


Setelah hubungan Latte dan Reon putus, latte menyibukan diri dan bertemu dengan teman baru yaitu  Genta, seseorang yang diam-diam mengagumi latte dari kejauhan. Dan Reon sang pencari rindu tengah disibukkan dengan hati yang gelisa dan menahan rindu pada mantan kekasihnya. 


Latte dan Reon berusaha menjadi dengan dirinya yang baru. Reon sebenarnya masih menyimpan rasa kepada Latte dan terus merasa bersalah, apa yang dulu Ia inginkan sekarang sudah menjadi kebiasaannya menjadi perindu. Sedangkan Latte yang sudah mulai jatuh ke dalam perangkap hati seseorang yang baru dan mulai menemui  harinya yang nyaman bersama teman barunya (Genta). Dan Genta sang pendengar setia selalu mendengar curahan hati seseorang yang tengah patah hati, tapi itu sudah cukup membuatnya merasa bahagia karena bisa selalu dekat sang pemikat hatinya (Latte). Namun sekuat apapun perasaan memendam rasa dan menjadi tempat curhat seoarang perempuan yang Ia sukai, Genta pun mulai merasa ada sesuatu yang harus Ia lalukan agar tidak selamanya memendam perasaan pada Latte, Latte yang mulai menyukai Genta merasa aneh dengan sikap Genta yang mulai menjauhinya. Latte takut kejadian yang pernah Ia alami bersama Reon terjadi kembali dengan Genta. Namun sikap dewasa Genta mampu membuat Latte kembali kehilangan rasa ragunya kepada genta. 

Di suatu malam minggu Latte yang tengah duduk sendiri menikmati kopi kesukaannya di salah satu kedai kopi, Ia tak sengaja melihat Genta datang bersama cewek lain. Itu membuat Latte merasa sangat hancur dan kecewa. Namun Ia sadar bahwa Ia dan Genta hanya sekadar teman. Dari kejadian itu membuat Latte menangis semalaman suntuk. Dan karena kecewanya Latte memutuskan untuk menghibur diri dengan kembali jalan bersama Reon dan menceritakan kejadiannya dengan Genta. Hal tersebut tak bisa menutupi rasa cemburu Reon, tapi dengan sikap yang dewasa Reon yang sangat mengenal Latte sebagai teman SMA dan mantan kekasih Latte mampu membuat Latte kambali Tersenyum dan sejenak melupakan rasa sakitnya karena kecewa. Sebenarnya Latte pun merasa bersalah kepada Reon karena menceritakan masalahnya dengan Genta dan membuat Reon cemburu. 

Kisah yang menarik, tapi kita belum tahu kan pada akhirnya Latte memilih kepada siapa hatinya ia titipkan kepada sang teman sekaligus mantan kekasihnya Reon atau Genta sang teman yang setia menjadi pendengar curhatan mantan pacar Latte?


Mari kita lanjutkan ceritanya


Akhirnya karena takut keilangan sang pujaan hati Genta memberanikan diri mendekati Latte kembali, genta pun memberikan sebuah lagu milik Ed Shereen ‘perfect’. Latte merasa terharu dan sampai menangis dengan pilihan lagu dari Genta. Genta merasa takut ketika melihat Latte menangis dan Latte merasa sangat kesal meilhat Genta yang tidak peka bahwa sebenarnya late merasa sangat senang. Saat keadaan seperti itu Latte dan Genta bertemu dengan Reon dan temannya. Reon merasa senang melihat manjanya Latte meski bukan bersama dirinya lagi dan sekarang Reon sudah bisa menerima bahwa Latte sudah mencintai orang lain. 


Akhirnya Latte menjelaskan kenapa dia marah kepada Genta, dan Genta memberikan kecupan di bibir Latte sehingga membuat Latte terdiam bagai batu, dan Genta pun seakan tidak ingin kelilangan Latte lagi, Genta meminta Latte untuk menjadi pendamping hidupnya.





happy reading :)
 thiamuslih 
 

Puisi

PERGI Bisu lagiku membisu Sakit rasa kalbuku Rindu rasa ragaku Menderita rasa jiwaku         Engkau ... pergi ...         ...